Bagaimana luka menemukan cinta
Buku ini bercerita tentang lahirnya cinta.
Namun kata itu masih juga belum tertulis di dalamnya.
Perasaan ini sungguh sulit diuraikan oleh kata-kata.
Aku tak tau betapa polosnya aku.
Seperti orang jahat di halaman tepat aku mengenal mu.
Dikenal kasar, walau di dalamnya aku selalu berjuang untuk berubah.
Mempelajari tentang apa itu rasa sakit.
Atau pun tentang bentuk dari penderitaan ini.
Meski terluka, aku terus membacanya.
Lalu apa yang akan terjadi jika kita bertemu di luar nanti?
Apa kita akan sedekat ini?
Sepertinya tidak.
Karena kita bermasalah dengan kemurnian cinta.
Terombang-ambing oleh lawan jenis yang ntah dia laki-laki atau wanita.
Tapi biar begitu aku pasti mencintai salah satunya.
Dan lanjut pada halaman berikutnya.
Aku harus melakukan perubahan.
Bahkan jika di masa lalu aku selalu ditertawai.
Aku harus tetap tegak berdiri.
Karena perasaan hangat akan muncul dari dalam hati.
Jika aku terus membaca, aku mungkin akan melihat luka lain yang baru.
Sesuatu yang aku belum terbiasa dengannya, tapi ku pikir ini menyenangkan.
Sekarang, kita akan terus berjalan dan jatuh cinta lagi.
Sering berpapasan dan saling memandang.
Mungkin besok atau ntah kapan, aku akan terhubung dengan seseorang.
Yang aku belum pernah tau atau bertemu.
Jadi walau pun aku terluka, aku tak akan berhenti membacanya.
aku tidak bisa tampil menarik dihalaman tepat aku mengenal cinta.
Tergambar kasar dengan segala bentuk perjuangannya.
Tapi aku tetap belajar tentang rasa sakit.
Cukup, kamu tak perlu melipatnya.
Lebih baik kita buka halaman selanjutnya.
-Rangga, Ari, Priscilia, Adam-
Buku ini bercerita tentang lahirnya cinta.
Namun kata itu masih juga belum tertulis di dalamnya.
Perasaan ini sungguh sulit diuraikan oleh kata-kata.
Aku tak tau betapa polosnya aku.
Seperti orang jahat di halaman tepat aku mengenal mu.
Dikenal kasar, walau di dalamnya aku selalu berjuang untuk berubah.
Mempelajari tentang apa itu rasa sakit.
Atau pun tentang bentuk dari penderitaan ini.
Meski terluka, aku terus membacanya.
Lalu apa yang akan terjadi jika kita bertemu di luar nanti?
Apa kita akan sedekat ini?
Sepertinya tidak.
Karena kita bermasalah dengan kemurnian cinta.
Terombang-ambing oleh lawan jenis yang ntah dia laki-laki atau wanita.
Tapi biar begitu aku pasti mencintai salah satunya.
Dan lanjut pada halaman berikutnya.
Aku harus melakukan perubahan.
Bahkan jika di masa lalu aku selalu ditertawai.
Aku harus tetap tegak berdiri.
Karena perasaan hangat akan muncul dari dalam hati.
Jika aku terus membaca, aku mungkin akan melihat luka lain yang baru.
Sesuatu yang aku belum terbiasa dengannya, tapi ku pikir ini menyenangkan.
Sekarang, kita akan terus berjalan dan jatuh cinta lagi.
Sering berpapasan dan saling memandang.
Mungkin besok atau ntah kapan, aku akan terhubung dengan seseorang.
Yang aku belum pernah tau atau bertemu.
Jadi walau pun aku terluka, aku tak akan berhenti membacanya.
aku tidak bisa tampil menarik dihalaman tepat aku mengenal cinta.
Tergambar kasar dengan segala bentuk perjuangannya.
Tapi aku tetap belajar tentang rasa sakit.
Cukup, kamu tak perlu melipatnya.
Lebih baik kita buka halaman selanjutnya.
-Rangga, Ari, Priscilia, Adam-
Komentar
Posting Komentar