Dibalik Batas
mata terpejam dengan dahi terlipat acak
dagu bergerak merubah kepala berhalu donggak
pakaian putih namun terdapat sedikit corak
bibir tertutup rapat walau dalam diri terasa bergejolak
terasa bukan diriku yang seperti itu
tetapi kisah memaksaku agar terus begitu
walau tangan terkepal erat dalam saku
menggunjing waktu perlahan menjadi kebiasan baru
aku melihat garis akhir dalam telapak tangan
yang ku kira dahulu hanya sebuah pajangan tanpa pertimbangan
namun ternyata pehitungan ku berhujung pada pengorbanan
tabu, semu, semua itu tak lagi menjadi rekanan
seseorang dengan sombongnya berbicara tentang logika dunia
terasa tak masuk akal bagi ku yang bersandar pada dermaga yang berbeda dengannya
seperti melihat pemandangan kota malam dari dimensi yang berbeda
sedangkan yang ku perlukan hanya logika sederhana untuk mencari makna
ku temukan sekumpulan surat cinta
walau usang dan termakan usia
nuansa romansa begitu kental terasa dari isinya
tak habis-habisnya rasa cinta itu muncul dari dalamnya
pasti jenuh jika selalu mendapat cinta yang semu
lelah bukan mendamba sesuatu yang kau pun tak tahu apa itu
mungkin sekarang surat itu sudah ada di dekat mu
dia mendekat untuk memberi cinta baru yang tak lekang oleh waktu
dibalik batas
tinta hitam tertulis diatas kertas
surat cinta itu mengurai luka yang telah lama membengkas
seutuh cinta yang tak berbias
surat cinta yang mampu menyembuhkan luka dunia
untaian kata tersusun indah di dalamnya
pasti bisa menyembuhkan luka mu juga
kau pasti tahu maksud ku tentang surat cinta
Al Quran
Komentar
Posting Komentar