Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

AURA

Di sebuah pulau bagian timur di belahan dunia yang jauh dari campur tangan gerombolan kelompok manusia, dan jauh pula dari kebisingan teriak orang-orang pedagang. Hamparan pasir putih yang dikelilingi lautan biru yang indah, ada sebuah rumah yang terlihat begitu sederhana berdiri disana, terbuat dari kayu yang diambil langsung dari hutan di pulau itu, memiliki sentuhan tersendiri yang membuatnya nampak elok terlihat. Rumah ini terlihat begitu alami dan natural, setiap lekukan dan penempatan benda, juga ruangannya benar-benar memberi karakter yang kuat tentang pulau ini. Disamping itu pula terdapat banyak sekali jenis tanaman yang tumbuh di sekelilingnya, sangat tertata sempurna. Kami tinggal berlima di rumah ini, terdengar seperti zaman prasejarah yang kuno tetapi tidak demikian, kami semua layaknya manusia normal seperti halnya orang-orang di kota, pakaian yang kami kenakan, tingkah laku antar sesama, dan makanan kami pun semua sama, hanya tempat tinggal dan cara kami bertahan...
Tempat Masa Kecil Di kala masih begitu kecil ku sering sekali berkunjung ke sana, bermain dan merasa bahagia, di sanalah aku bisa merasakan kemenangan di kala aku dihujat dengan banyaknya kekalahan, di sanalah aku merasakan kebenaran di kala banyak omongan yang mengatakan bahwa kesalahan ku begitu banyak sampai tak karuan, di sana juga aku bisa mendapatkan ketenangan di kala banyak himpitan yang terus berdatangan, dan di sana pula aku bisa merasa bahagia di tengah kepedihan yang menjerat bagai batu yang menghimpit rerumputan. Di kala kecil diri ini sering mencari tempat bermain yang menyenangkan, terus menerus menelusuri banyak hayalan tentang kebahagiaan, tapi tak kunjung juga tempat itu ditemukan. Berbagai macam hiburan memang menyenangkan, tapi durasi itu amat singkat dirasakan. Disela-sela pencarian ternyata ada satu tempat indah yang sempat mendapat perhatian, tanpa basa-basi langsung saja coba dijajalkan, tidak membutuhkan waktu yang lama, tempat itu langsung memberikan efek...
Seng-iseng Tentu saja hari itu seperti halnya hari-hari yang biasanya, panas terik dan ramai bunyi bising yang terus bedenging di gendang telinga akibat padatnya aktifitas yang sedang berlangsung hari itu. Lautan kendaran terlihat dari gedung pencakar langit, asap polusi memang terasa begitu samar ditangkap oleh mata, namun setiap hidung mampu membedakan mana polusi dan mana yang bukan. Dalam kerumunan kendaran yang sudah memadati jalan telah terselip sepasang kekasih yang juga ikut berkontribusi aktif dalam kemacetan, walaupun suasana di jalan tidak begitu kooperatif dengan mereka, namun hal itu hal itu sama sekali tidak menjadi masalah keduanya, hanya saja ada masalah yang lebih besar dari pada menghawatirkan bagi sang isteri, gelagat yang terlihat begitu gelisah membuat sang suami ikut memikirkan hal yang tidak perlu dia pikirkan. Wajah panik isteri sudah tak bisa ditutupinya lagi, gelagat yang jarang suami lihat pada diri isterinya itu membuat dia justru tertawa sendiri, ...