Dibalik Batas mata terpejam dengan dahi terlipat acak dagu bergerak merubah kepala berhalu donggak pakaian putih namun terdapat sedikit corak bibir tertutup rapat walau dalam diri terasa bergejolak terasa bukan diriku yang seperti itu tetapi kisah memaksaku agar terus begitu walau tangan terkepal erat dalam saku menggunjing waktu perlahan menjadi kebiasan baru aku melihat garis akhir dalam telapak tangan yang ku kira dahulu hanya sebuah pajangan tanpa pertimbangan namun ternyata pehitungan ku berhujung pada pengorbanan tabu, semu, semua itu tak lagi menjadi rekanan seseorang dengan sombongnya berbicara tentang logika dunia terasa tak masuk akal bagi ku yang bersandar pada dermaga yang berbeda dengannya seperti melihat pemandangan kota malam dari dimensi yang berbeda sedangkan yang ku perlukan hanya logika sederhana untuk mencari makna ku temukan sekumpulan surat cinta walau usang dan termakan usia nuansa romansa begitu kental terasa dari isinya tak habis-habisnya rasa cinta itu mu...