Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019
LENTERA Kegelapan menyadarkan semua tentang buta. Tabrak orang juga benda. Jatuh terluka menggumam derita. Bagaimana wujud sebuah masa? Apakah dia akan menyapa dengan senyum ramah? Atau dengan wajah berurat memperlihatkan kecewa? Berkelana dibawah cahaya jingga. Terus dihantui lilitan karma. Ntah menjelma seperti apa. Membuat diri sulit merasa bahagia. Dibuat takut oleh makna yang tiba-tiba sirna. Karena akal ini tak sanggup menghianati asa. Didepan pemandangan yang kabur didekaplah kedua lutut. Menatap bulan sedang berselimut kabut. Membiarkan urat nadi yang kencang terus berdenyut. Bintang yang menggantung. Apa kalian masih bersenandung? "Berjalanlah lagi" "Terjanglah jalan yang berduri" "Walaupun air mata terlajur menyusuri pipi" "Tetaplah berjalan lagi" "Karena kau tak sendiri" Telapak-telapak tangan yang melukis di langit menyimpang. Seperti kembang yang mekar memberi tanda musim semi telah tiba. Seumpama ...